#6 Pra-Internet

Ada suatu masa, di mana internet belum begitu massif, ketika era PC multimedia merambah ke Indonesia. Saat itu, kegiatan menyalakan PC berarti terbatas pada mengetik, dengar lagu, dan nonton VCD bajakan via CD-ROM.

Belum ada koleksi film digital karena tidak ada aktivitas download untuk berkas tersebut. Winamp menjadi pemutar berkas mp3 terpopuler yang dicopy lewat CD interaktif majalah komputer, seperti CHIP dan InfoKomputer.

CD-ROM merupakan perangkat wajib ketika menyalin berkas MP3 atau film VCD. Kita bisa juga saling bertukar CD dengan teman atau tetangga. Pembeliannya hanya terbatas di Mangga Dua, karena waktu itu CD MP3 belum bisa ditemukan di tukang VCD bajakan (yang biasa menyetel lagu dangdut keras-keras -_- )

Flashdisk? Belum ada waktu itu. Hanya disket berukuran 3.5 inci dengan kapasitas 1,4 MB yang menjadi sarana penyimpanan data portable. Untuk menyalin file lagu, dibutuhkan program pemecah file agar bisa muat dimasukkan ke dalam beberapa disket.

Sebenarnya pengalaman pra-internet orang berbeda-beda. Bagi yang agak modern, Age of Empire merupakan game populer yang bisa dimainkan via jaringan lokal (LAN). Bagaimana pendapat Anda, sebagai kaum jadulers, mengenai hal ini? -_-
Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

ALSO ON SOCMED

Arsip Blog

Popular Posts