#58 Programmer's Daily Lifes

"Bos, udah liat rekrutan programmer elu belum? Kerjanya cuma ongkang-ongkang kaki doang di depan komputer!" Begitulah kira-kira anggapan dari sekian banyak orang mengenai programmer/desainer/sysadmin.

Pekerjaan kita dinilai berdasarkan parameter-parameter wujud fisik, sementara yang kita lakukan adalah sesuatu yang tidak terlihat namun menjadi infrastruktur jalannya bisnis perusahaan.

Kita tidak menginput beratus-ratus berkas ke dalam worksheet. Kita juga tidak membuat teks narasi produk atau copyright jasa. Kita memang hanya duduk di depan PC, tapi otak kita pada hakikatnya bekerja keras menyelesaikan persoalan dan menentukan logika suatu program.

Belum lagi bug-bug yang terus berdatangan. Tiket yang disubmit bejibun dari klien, menunggu antrian harus diselesaikan. Terkadang ketika kita sudah sampai di rumah ketika baru balik dari kantor, kita harus menyelesaikan persoalan secara remote T_T .

Ketika kita menjalankan Youtube sejenak, iseng-iseng menonton video sambil istirahat. Orang mungkin menilai kita sedang berleha-leha refreshing di internet. Namun mereka tidak tahu kalau kita sedang menunggu proses upload/download ke server, atau sedang menunggu hasil compile, dsb.

Mereka juga tidak paham ketika ping ke data center terlalu besar. Mereka ingin urusan mereka lancar. Ketika sistem tidak berjalan, yang disalahkan sudah tentu sang programmer, sysadmin, IT network, dan sebangsanya. Ya nasib... T_T
Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

SEARCH

SUBSCRIBE

Input your e-mail.


ALSO ON SOCMED

Blog Archive