Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan

#85 AI Camera

Strip kali ini masih menggunakan template meme brainstorm, di mana ada tiga orang yang sedang melihat kata kunci yang tertulis pada kertas. Pada kesempatan kali ini, mereka akan membahas penamaan untuk fitur kamera yang ada pada smartphone.
fitur AI cam pada smartphone
Nah, di tahun 2020-an, pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) semakin menggejala. Berbagai embel-embel “AI” untuk penamaan terhadap suatu fitur dalam produk semakin lazim digunakan untuk memberikan kesan bleeding edge. Produk yang tidak menggunakan penamaan ini dianggap ketinggalan zaman.

Sebagai contoh, selama ini kita sudah cukup nyaman dengan istilah “kamera otomatis” (auto mode). Fitur ini akan menyesuaikan jarak benda dengan lensa, pergerakan objek, warna, dan kondisi cahaya secara otomatis menurut komposisi yang dirasa seimbang. Kini, fitur auto mode ini sudah berganti dengan istilah AI cam.

Sebagai pengguna akhir, mungkin saja kita berasumsi jika fitur AI cam menggunakan pembelajaran mesin untuk mengenali objek, wajah, bahkan skenario tertentu seperti pemandangan atau makanan, sehingga hasil tangkapan kamera menjadi lebih optimal. Tapi, AI tetaplah AI, sebuah set logic yang dibangun oleh manusia (pemrogram), yang tak lepas dari kesalahan.

#24 Tepat Guna (2)

Strip kali ini merupakan sequel dari strip sebelumnya, yang telah diterbitkan pada Desember 2014 lalu. Masih seputar Gadget, tapi kali ini saya tidak membahas teknologi layar, melainkan fasilitas video out dari smartphone hi-end.
Produsen gadget terus berlomba-lomba membuat inovasi dengan terus mengikuti kecenderungan trend yang memudahkan kehidupan manusia. Trend sekarang ini adalah perangkat mobile, dan produsen mulai memikirkan segala cara agar platform mobile dapat menggeser kebutuhan akan perangkat desktop dalam berbagai hal, seperti pekerjaan atau pendidikan.

#18 Tepat Guna

Terkadang jargon-jargon teknologi sering membuat orang kepincut untuk membeli barang elektronik. Misalnya klaim teknologi pelindung layar "Corning G*rilla Gl*ss" dari suatu pabrikan (internasional) yang dikatakan dapat meminimalisir layar dari resiko retakan, hasilnya ternyata sama saja mudah pecah.

Tentu saja berbicara tentang kekuatan teknologi G*rilla Gl*ss, siapa yang tidak menyangsikan? Anda dapat melihat benchmark terhadap layar tersebut di Youtube, seperti dipukul dengan martil karet (pressure) dan digores dengan kunci (scratch). Hasilnya memang terbilang mengagumkan.

 

ENGLISH VERSION

ALSO ON SOCMED

Arsip Blog

Popular Posts